Kamis, 08 Mei 2014

MEMBACA DIRI



 
Aku sudah mulai jenuh pada sengak aroma kopi
Setelah bertahun kupekat dalam larutnya yang hitam
 Sebatang cerutu kupatik
 lalu kubiarkan lumat dalam bara
 Mengabu
 Kugenggam hingga reda

 Bulan pucat
 Aroma kopi berubah anyir
 kuhirup tanpa daya dengan perasaan luka
 Aku benci pada sabit yang mengintip
 Mata senjaku mulai lelah menyapanya
Ingin kuundang mendung, agar semua tak terbaca
 Meski terlanjur berlembar-lembar catatan sudah kukhatamkan sejak  pagi

Lubuklinggau. 6/5/2-14


Tidak ada komentar:

Posting Komentar