sudah kutepis segala rasa
yang berpaut teguh dijantungku
karena ku tahu,
degupnya tlah pupus bersama angin
telah kutepis segala harap
yang kuuntai indah lewat kata
pengisi hari-hariku
mentoreh setiap lembar waktu
aku tak mampu
menepis pedih di palung dadaku
yang menghentak-hentak
rindu padamu
/Kualo, 15 April 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar