ternyata rumah ini selalu dibiarkan sepi
baiklah, akupun akan akan beringsut
setelah sekian lama menunggu
setelah sekian lama menunggu
dalam irama waktu yang terus berlalu
maafkan atas segala salah
maafkan atas segala salah
yang telah terukir di dinding-dinding waktu
yang kuyana berharap
yang kuyana berharap
sebagai lentera dalam kusam yang merapat sendu
aku salah dalam bermimpi
di persimpangan diri memang harus memilih
dasyatnya gelisah yang bernaung di palung hati
dasyatnya gelisah yang bernaung di palung hati
tak seirama dengan derapmu
yang sekilas membayang mengores warna pada langit jinggaku
/Lubuklinggai,7 April 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar