Selasa, 30 September 2014

CATATAN PADA PUTIK 2

Di kamarmu, masih tersisa aroma tubuhmu
Aku risau membuka tingkap jendela yang sekeping
Aku khawatir angin nakal menghapus aromamu yang lekat di dadaku
Pigura kanak-kanakmu mengingatkan aku pada manjah dan lucumu
Duh, gadis kecil itu sekarang sudah menjadi besar dan memiliki tekat baja untuk mengubah diri
menujukkan pada dunia 'aku bisa'
Catatan-catatan kecil riang menggantung dan bergoyang dalam zikir
Mengaminkan setiap aksara yang kau ukir\
Suara legkingan isengmu menggoda putri berambut panjang, bergantian berteriak di dindingmu yang ramai
Hei! setumpuk boneka  lucumu diam membisu, seakan bertanya 'mana tuanku mama?"
Gadismu tengah berada pada satu tempat yang akan menempahnya menjadi 'ada


/Lubuklinggau, 21 Agustus 2014
'@Catatan Sutina pada Putik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar