engkaukah perempuan yang berkerudung itu?
yang muncul di remang kabut,
ketika matahari tergelincir
melukis-lukis bilikku yang berdinding
hitam
membiarkan aroma melati meliuk, seirama dendang melayu yang
dihembuskan angin dari pulau
ah, maafkan aku
jika detak-detuk
jantungku mengusikmu
kau selayak Siak yang diam menghanyutkan
aku
pun menghilir
menikmati secuil waktu yang tersisa
bilakah aku dapat
mendekap dan berbaring rindu di pangkumu?
seperti ketika Amak
meninabobokan aku hingga lelap
membungakan mimpi-mimpiku sampai pagi
@
Pekanbaru-Palembang 14-15092014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar