(Putikku)
kita tengah menikmati sepi yang menari di tiang-tiang
di langit-langit
di rumpun kembang
jalan kecil yang melorong di hati kita
lalu angin
malam akan mengantarkan kerinduan
selanjutnya kita muarakan untuk
bersegera sua
jagan hiasi kunang-kunang dengan tangis
tapi
tersenyumlah, kerlip tubuhnya adalah isyarat denyut jantung yang harus
kita jaga
/Lubuklinggau, 19082014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar