Rabu, 02 Juli 2014

SALAHKAH


Salahkah jika aku cemburu
pada sunting yang melekat pada puncak mahkota rumahmu?
Setelah berlembar-lembar waktu mengering
tanpa tabuhan rejung , tadut yang merimbai di gelombang waktu
sebagai penghias taman-taman kita yang serut
Untaian ringit bersenda tiap sudut
dan meneteskan air mata
Ada pedih  menetas, tanpa kutahu harus disimpan kemana
Kau terlalu jauh untuk kuajak menghintung berapa banyak untaian
kata yang meragu di sela daun
Atau kau akan biarkan aku mati
berkubur bersama ringitku yang tak selesai?


                                                                  @Salam dini hari, 4/5/2014




Tidak ada komentar:

Posting Komentar