Takkah
kau tahu tentang mayar?
yang selalu
setia pada angin
bernyayi
dengan kepak-kepak kerapnya
menapaki
setiap lekung waktu
bertasbih
bertahmid
Takkah
kau tahu tentang matahari?
Yang selalu
setia menunggu pagi
Bersabar dengan
sinarnya
Untuk dipersembahkannya
pada bumi
Hingga senja
melengkung
Lalu menunggu
pagi lagi
Takkah
kau tahu tentang bulan
Yang selalu
setia menunggu cahaya
Bersabar dengan
biasnya
Menunggu waktu
bila akan bercengkrama
Bersama bintang
dan awan
Lalu memberikan
makna pada setiap yang menatapnya
/Silampari,
27 Mei 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar