Rabu, 07 Mei 2014

PULANG



 
Mak
Cucuran jatuh dari bubungan
Basah lecah gemercik
Melukis harihariku sepi
Di ujung telekungmu yang menguning
Kuraih sisa tobat kemarin
Yang sempat lesap di lipatan kain

Mak
Tak hendak diri menakdir
Di jeram kabut bukit Barisan
yang melintang rimbun
menggununggunung

Mak
selayak pematang sawah kita berlumpur dan licin
padamu yang selalu menjagaku
siang malam dalam penyerahan batinmu
kau singgahkan aku pada aroma mantra sucimu

Mak
Masih adakah sisa untukku pulang?


/Silampari, 27 Maret 2014



Tidak ada komentar:

Posting Komentar