Rabu, 07 Mei 2014

PADA



Pada pancuran bambu  di ujung dusun
cinta berkubur
sediam Dempo
sedingin embun
sebening kabut

pada jalan berbatu berliku
takdir menggores diri
berguncang
selayak Merapi yang  menyembur
membasuh  dusun kita

Pada nama yang lama terpenjara
sedih membukit
mengurai sedan bisu di bilik tua kita
belangas resah
yang tak hendak tercipta


/Silampari, 28 Maret 2014



Tidak ada komentar:

Posting Komentar