Kamis, 08 Mei 2014

KENANGAN



Menyusuri jalan yang nyaris tak kukenal
Semuanya telah berubah
dulu
tangis pertamaku pernah memecah jalan tanah merah dan licin ini
tapi kini
sudah berganti dengan aspal dan berbatu. Zaman memang telah berubah. Hampir tiga windu
cukup lama
aku berusaha mencari masa kanakku yang mungkin masih tersisa: bermain gasing, kelereng, layang-layang, tamtambuku, atau petak umpet hingga ke sudut-sudut lorong?
oh, tidak! Aku bukan ingin mecatat kenangan masa kecil yang nyaris terkubur itu tapi ada yang paling penting, menemuimu.

Pagaralam, 20/4/2014



Tidak ada komentar:

Posting Komentar