Hutan
perdu dan kebun karet berlarian saling kejar
mendesau
ganau bersama tubuh yang berguncang
tak kutemukan warna pada dinding dadaku
setelah
berhari lelah menghitung pepasir yang melayap di ujung kaki
yang ada
hanyalah dua tangan terbentang mekar lalu mendekap jantung
jangan pernah berhenti untuk bergetar
@ jejak 20/4/2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar