Jumat, 13 April 2012

BIARLAH


Bias rautmu lentik menari
Menyisir sisi beting dadaku yang semak
Haruskah ku tikam dengan gulana
Padahal ia pernah lahir dalam bening cinta dan air mata
Ah, biarlah
Ia bersemayam dalam luka


 /Lubuklinggau, 23 Juli 2011

Add caption


Tidak ada komentar:

Posting Komentar