Aku bermimpi pada ramahmu
yang tumbuh di tengah semerawut asap dan debu
di antara derai pion-pion
kusapu,
menyumil raut wajahmu nan teduh itu
Di landasan Soekarno- Hatta
kujinjing lentiknya harapan yang mulai pupus
meragu
ach, mimpi adalah mimpi
yang sengaja menari
membiarkan aku berpanggang diri
/Jakarta, 4 November 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar