rautmukah itu kanda?
membayang samar di balik kelopak kamboja
bunga yang kita biarkan tumbuh di halaman rumah
bunga yang satusatu kita
biarkan layu
bunga yang menyimpan sejuta perih
bunga yang meyulam gaun
putihmu
rautmukah itu kanda?
tersenyum dingin
semakin jauh
kugantung di pohonpohon
di bumbungan masjid
di sepanjang lorong kanoman
sepanjang jalan gunung jati;
tempat kita bercengkrama menggelar rindurindu
rautmukah
itu kanda?
meliang
dingin
memeluhkan air mata
di
rentang kabar yang terhambat
asa
menghujam dalam
rautmukah
itu kanda?
yang
menyeret gelisah hingga ke liang lahat
/Lubuklinggau,
25 Desember 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar