Rabu, 17 Juni 2015

RINDU YANG MELIANG *pada kanda Syamsudin Marzuki (alm)



rautmukah itu kanda?
membayang samar di balik kelopak kamboja
bunga yang kita biarkan tumbuh di halaman rumah
bunga  yang satusatu kita biarkan layu
bunga yang menyimpan sejuta perih
bunga yang meyulam  gaun putihmu

rautmukah itu kanda?
tersenyum dingin
semakin jauh
kugantung di pohonpohon
di bumbungan masjid
di sepanjang lorong kanoman
sepanjang jalan gunung jati;
tempat kita bercengkrama menggelar rindurindu

rautmukah itu kanda?
meliang dingin
memeluhkan air mata
di rentang kabar yang terhambat
asa menghujam dalam

rautmukah itu kanda?
yang menyeret gelisah hingga ke liang lahat


/Lubuklinggau, 25 Desember 2014


Tidak ada komentar:

Posting Komentar