Selasa, 30 September 2014

MERDEKA YANG TERLUKA

 /1/
Ah, aku sampai lupa jika ibu sudah sepuh, 69 tahun
Kucari-cari apa yang bisa kuperoleh di sela jemari ibu
Aduh! jemari itu lengket dan kotor
Beribu wajah kusam menyelip di sana
Korup yang tengah berbuga raya
anak kehilangan jati dirinya
taman pendidikan gelisah mencari kekarakterannya
si kecil menagis dengan perut kerontangnya
si miskin sibuk 'nyontang' mimpi-mimpinya
Kusibak rambut ibu
Masyaalllah..penuh koreng dan bernanah
Baiknya akan kuapakan ibu?
Apa kukubur saja?
Karena aku sudah terlanjur durhaka.


/2/
Kita tengah disiapkan untuk menjadi pendurhaka!
Berlahan namun pasti menghapus siapa yang berdarah dan merenggang nyawa untuk negeri ini
Pahlawan hanya tertulis di buku-buku kusam yang kelak akan jadi prasasti
Sederet nama akan mati
lalu dibiarkan lapuk, berlumut, dan akhirnya lebur, melesap ke bumi
Akupun ambil bagian menjadi pendurhaka

 /Lubuklinggau. 18 Agustus 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar