selamat pagi kabut
di lereng bukit Sulap telah kutitip risauku
padamu
Kita memang
akan bersahabat selamanya
Sebab
telah kumaknai setiap sisi lelah kala menelisik punggungmu
jangan
katakan selamat tinggal
di putik
tunasmu masih ada harapan untuk kembali mekar
@ Jakarta, 6/6/2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar