Umak, derit berik antan delapan masih terngiang
ketika sekam padi kita melayang dimainkan kincir
lalu jatuhlah
butiran-butiran beras yang akan kita tanak
Mak, dengan gembira
nighu kita menari menyuir sisa sekam di ujungnya
@ Pagaralam, 25 Juli 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar