menyusuri tiap tapak kampung yang paling sepi
memberiku banyak waktu;
untuk membaca dirimu diriku
pad kampung yang paling sepi ini pula
diri menyadari semakin jauh untuk dapat sekadar
singgah
atau berteduh
sejenak di rumah sederhana; hatimu
langkahpun pasti
aku memang harus pergi
@ Raflesia, 1 Mei 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar