daun tak
pernah marah pada angin
ketika
tercampak dan bergulir makin ke hilir
bebatuanpun
tak pernah marah pada air
ketika
menghentak pecah mendesak-desak
akankah
pula padamu?
Setelah
kau singgah menyelip di relung hatiku
Silampari.
8/6 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar