Rabu, 07 Mei 2014

TANPA KATA




 
Telah kutatap lekat-lekat
ketika senja dua puluh satu
membimbingku untuk selangkah pada derapmu

sebait sajak  ‘kau’ dan ‘aku’ melantun rindu

Ada irama usang  membuncah merah
bergelayut dibenakku, benakmu;
‘bila kuingat kala itu, betapa aku benci padamu’

Derai tawaku kubiarkan tumpah
meski terselip luka
ketika kau tinggalkan aku tanpa kata


 /Senja 02101202013




Tidak ada komentar:

Posting Komentar