Rabu, 07 Mei 2014

LALU



 
Sebait catatan biru
Ketika dua puluh dua datang di purnama ke dua
Mengirim jenjang-jenjang cinta yang tersendat sekian lama
Menggerat pada perjalanan yang memait
Lalu
Pada purnama empat belas yang  paling penuh
Segala lupa
Cinta mekar di ujung waktu
Lalu?
Kembali jatuh pada hari ke lima
Dua puluh berujung satu
Dimana sang malaikat turut menyanjung  sucinya
Ke sepuluh Jumat yang sama

/24 Maret 2014




Tidak ada komentar:

Posting Komentar