Rabu, 07 Mei 2014

IBU




 Rinai mengembang pagi ini
Membasuh jiwa yang hendak terbang jauh
tersesat di rimba bumi

kaki pun melangkah sendu
pada tapak yang tak pernah terlihat

tangkai bulan pun telah condong
tatkala nyanyian surga menggiur
bermain pada altar tersuram
dadaku

ibu
cemara laut begitu sayu
membelenggu jiwa ringkihku
tersungkur pada kamuflase biru

ibu
renggut jiwaku

/Lubuklinggau, 19 Maret 2014



Tidak ada komentar:

Posting Komentar