Jumat, 13 April 2012

UNTUK SEBUAH RASA*303

Di sini..
Pernah terukir satu kenangan indah
Diantara temaram jingga
Riak gorden di sisi jendela
senja mulai berpagut,
langit mulai berpaut,
Meniti larut
Berdesir …
Menyanyikan angin dingin
Menyusup ganas ke dalam sumsum

Dalam tatapan mata rabunku
Kupungut satu 'arti' yang tak ku mengerti
pelukan hampa terkapar tak berdaya.
Entah mengapa?

Disini,
Pernah terukir satu kenangan manis
ketika dinding-dinding menatap kaku
dan temaram lampu mulai berlagu
meniti hari
mengukir mimpi
dalam tatapan rentaku
ku genggam satu makna
elusan mesrah terkapar
antara rasa dan logika
….mengambang diantara dosa….

/November'2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar