KAU
RABB
Rabb…,
Haruskah kutiti hari tanpa makna
Ketika kalbu gelisah dalam diam
Mengukir kelam
Pada satu cita yang tak berbatas
Pada satu cita yang tak berwujud
Pada satu asa yang tak terjawab
Rabb…
Dalam gelisah,
Kuraba kasihMu yang terbentang
luas
Pada qodo dan qodar yang
tergariskan
Yang harus kutiti tanpa kekuatan
Rabb,
Akankah Kau biarkan cintaku
padaMU terpendam diam tanpa wujud?
Akankah Kau biarkan harapku
mengekal pada sisa jasad
Dan pada akhirnya melebur dengan
tanahMu
Dapatkah kau luruskan takdir..
Atau Kau ratakan
Atau Kau benamkan
sehingga aku harus kembali
mengakui bahwa Kaulah miliki segalanya?
/Akhir Pebruari’08
Tidak ada komentar:
Posting Komentar