Rabu, 11 April 2012

KAU RABB*


KAU RABB


Rabb…,
Haruskah kutiti hari tanpa makna
Ketika kalbu gelisah dalam diam
Mengukir kelam
Pada satu cita yang tak berbatas
Pada satu cita yang tak berwujud
Pada satu asa yang tak terjawab
Rabb…
Dalam gelisah,
Kuraba kasihMu yang terbentang luas
Pada qodo dan qodar yang tergariskan
Yang harus kutiti tanpa kekuatan
Rabb,
Akankah Kau biarkan cintaku padaMU terpendam diam tanpa wujud?
Akankah Kau biarkan harapku mengekal pada sisa jasad
Dan pada akhirnya melebur dengan tanahMu
Dapatkah kau luruskan takdir..
Atau Kau ratakan
Atau Kau benamkan
sehingga aku harus kembali mengakui bahwa Kaulah miliki segalanya?



                                                                         /Akhir Pebruari’08
                                                                                                      


Tidak ada komentar:

Posting Komentar